Bahasa Arab, Tulisan Guru

KALIMAT YANG SEMPURNAH / الجُمْلَةُ المُفِيْدَةُ

Dalam bahasa arab kalimat disebut Jumlah ( الجُمْلَةُ ) / Kalam ( الكَلاَمُ ) dan kata disebut Kalimah ( الكَلِمَةُ ).

perhatikan contoh – contoh berikut:

Kebun itu indah =                                               البُسْتَانُ جَمِيْلٌ

Matahari itu terbit =                                           الشَّمْسُ طَا لِعَةٌ

Ali mencium bunga mawar =                              شَمَّ عَلِيٌّ وَرْدَةً

Muhammad memetik bunga mawar =        قَطَفَ مُحَمَّدٌ زَحْرَةً

Ikan hidup di air =                                    يَعِيْشَ السَّمَكُ فِى المَـاءِ

Hujan turun dari langit =                        يَنْزِلُ المَطَرُ مِنَ السَّمَـاءِ

Kalau kita perhatikan 2 contoh pertama maka kalimat tersebut tersusun dari 2 kata, sala satunya kata pertama ( البُسْتِـانُ ) yang kedua ( جَمِيْلٌ ), jika kita ambil kata pertama sendiri ( البُسْتِـانُ ) maka kita tidak akan memahami ma’na kalimat nya kecuali ma’na katanya sendiri. begitu juga sebaliknya jika kita gunakan kata kedua ( جَمِيْلٌ ) saja.

akan tetapi jika kita menyatukan kedua kalimat tersebut seperti contoh di atas ( البُسْتَانُ جَمِيْلٌ ) maka kita akan memahami ma’na nya yang sempurna, yaitu menyampaikan kepada kita bahwa kebun itu indah. sehingga kalimat ini di sebut kalimat yang sempurnah. begitu juga dua contoh kedua tersusun dari 3 kata dan 2 contoh ketiga tersusun dari 4 kata.

Apabila menemukan sebuah kata sendiri yang tidak membuat paham maka kata tersebut harus ditambah menjadi dua kata atau banyak kata, sampai dapat membuat orang paham maksud kalimat tersebut.

Kaedah:

  • Susunan kalimat yang memberikan faedah sempurnah/ membuat orang paham maksudnya di sebut kalimat yang sempurnah ( الجُمْلَةُ المُفِيْدَةُ ) juga disebut kalam ( كَلاَمًـا )
  • Jumlah Mufidah harus tersusun dari dua kata atau tersusun dari banyak kata, dan seluruh kata dalam kalimat tersebut adalah bagian darinya yang menunjukan satu ma’na.

dalam kitab matan Al-Ajurumiyyah disebutkan bahwa:

الكَلاَمُ هُوَ اللَّفْظُ المُرَكَّبُ المُفِيْدُ باِلوَضْعِ = Kalam ialah lafadz yang tersusun dan bermakan lengkap

maksudnya kalam harus memenuhi 4 syarat :

  1. Lafadz: yaitu ucapan yang mengandung sebagian huruf hijaiyah seperti ( الشَّمْسُ ) dan contoh kata lainnya.
  2. Murakkab (tersusun) yaitu: tersusun dari dua kata atau lebih seperti pada contoh – contoh diatas
  3. Mufid (bermakna) yaitu: ungkapan berfaedah yang dapat memberikan pemahaman sehingga pendengarnya merasa puas.
  4. Wadha’ yaitu: menjadikan lafadz agar menunjukan satu makna (pengertian)

Kesimpulan:

Jumlah mufidah adalah: kalimat yang tersusun dari dua kata atau banyak kata dan dapat membuat orang paham.

About MTsN KALABAHI

salah satu sekolah di kota kalabahi kabupaten alor yang terus berbenah dan merubah diri hingga prestasi yang terbaik...

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikut di Twitter

klik suka ya….

%d blogger menyukai ini: